Masa Sih Nyerah Sama Polusi?

Berulang kali, saya mendengar (atau membaca) orang yang enggan bersepeda, atau mengurungkan niat untuk bersepeda lebih sering atas alasan polusi. Ini hal yang sangat disayangkan karena sesungguhnya ini hal yang sangat mudah ditanggulangi. Begini caranya:

Satu; resiko polusi pada dasarnya sangat mudah ditanggulangi (dikurangi, disiasati), melalui:

  1. Penggunaan alat bantu. Dalam hal ini masker. Meskipun sifatnya pilihan, penggunaan masker yang tepat sangat bisa menurunkan kadar paparan polusi.
  2. Pemilihan rute. Kalau ada moda transportasi yang paling leluasa dalam memilih rute, ya bersepeda. Dengan bersepeda anda memiliki lebih banyak pilihan untuk dicoba, termasuk rute-rute yang lebih sedikit dilalui oleh kendaraan bermotor
  3. Pemilihan waktu. Ini juga trik yang sudah banyak dilakukan oleh para sepeda harian, yang sangat nyambung dengan karakteristik bersepeda. Anda tahu, kecepatan bersepeda yang lebih terbatas adalah faktor menakjubkan yang sedemikian rupa bisa mengkondisikan pengendara untuk meminimalkan banyak prilaku; termasuk prokrastinasi dan juga polusi. Seperti yang saya alami sendiri, salah satunya ketika saya bersepeda ke lokasi kerja misalnya. Dengan bersepeda, saya ‘terpaksa’ untuk bersiap dan pergi lebih awal. Ini bukan saja mendorong saya tiba lebih awal (dibanding yang lain), namun juga meminimalkan resiko paparan polusi (karena berangkat tidak di saat padat polusi).
  4. Pengaturan frekwensi, dan volume (durasi). Ya, bersepeda lebih sering kan tidak lantas berarti dilakukan setiap hari. Kalau tidak memungkinan (dan ini malah sangat disarankan untuk newbie), bisa dicoba rute terdekat lebih dahulu. Entah itu dari rumah ke minimarket, gym, GOR, dari kantor ke lokasi kerja lapangan. Seberapa lama, jauh atau dekat, apapun yang anda rasa lebih minimal paparan polusi.

Dua: manfaat yang didapat dari bersepeda itu jauh melebihi resikonya. 

Sungguh, ini fenomena yang pasti setiap orang tahu: tidak ada satupun aktifitas yang tidak beresiko. Ketika anda melakukan satu kegiatan A, misalnya, manfaat positif yang ada selalu datang berbarengan dengan resiko buruk mengenainya.

Begitu yang terjadi ketika anda menggunakan gadget, berkendara motor pribadi, bahkan ketika anda tidak kemana-mana, di dalam rumah sekalipun, resiko terjadinya kecelakaan, penyakit, dan paparan polusi tidak lantas hilang.

Dengan kata lain, yang kita lakukan dalam memutuskan satu kegiatan, pada dasarnya selalu merupakan pertimbangan antara faktor manfaat dan resiko.

Nah, dalam kaitannya dengan polusi ini janganlah lupa, bahwa meskipun mungkin benar bahwasanya orang yang bersepeda memiliki resiko terpapar polusi lebih banyak, manfaat yang didapat dari bersepeda itu sendiri ada jauuuuuh lebih banyak lagi.

Coba saja anda bayangkan sebagian diantaranya:

  • Manfaat Individual. Lebih sehat, dan aktif, secara fisik maupun mental. Juga lebih irit, baik dalam keuangan, prilaku dan lain sebagainya.
  • Manfaat Sosial. Orang-orang yang belum bersepeda terinspirasi oleh yang sudah, dan seterusnya mendorong sistem sosial yang lebih sehat, lebih terbuka, lebih aktif, lebih irit; lebih sedikit ganjalan hubungan sosial yang muncul karena pemilikan dan penggunaan kendaraan bermotor.
  • Manfaat lingkungan. Sudah barang tentu polusi terkurangi. Dengan anda bersepeda, anda memutus mata rantai sumber polusi secara langsung. Yang berarti mengurangi korban polusi, menguatkan peluang terjadinya lingkungan yang lebih sehat. Ini, bila ini diikuti oleh lebih banyak orang, sudah barang tentu, akan menghasilkan lingkungan lebih sehat seperti yang dicita-citakan bersama.

Serius gan, kendaraan bermotor pribadi adalah salah satu penyumbang polusi terbesar. Bila anda benar-benar hirau dengannya, yang harus anda lakukan adalah memutuskan mata rantai – atau setidaknya mengurangi, bukan meneruskan, atau menambah penggunaanya.

Jadi, goweslah terus. Carilah cara supaya bisa fokus kesitu.

Masa sih nyerah sama polusi?

 


 

Sumber dan bacaan lanjutan:

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s